General, Kesehatan

Menuju Indonesia Sehat Melalui Pencegahan Stunting dan Perlindungan Imunisasi

stunting itu kira-kira seperti apa ya ? mungkin bunda baru mendengar kalimat stunting ini ya ? Naah Stunting ini masalah gizi kronis pada anak atau balita yang mungkin saja disebabkan oleh asupan-asupan gizi yang diberikan bunda itu kurang atau tidak sesuai dengan kebutuhan gizi anak atau balita kita. Stunting ini kerap mulai terjadi dari dalam kandungan dan biasanya bisa kita lihat saat anak kita itu sudah menginjak umur dua tahun.

Teringat pada saat memiliki putri pertama yang lahir dengan bobot 2,8 kg, Alhamdulillah untuk kegiatan posyandu ini lingkungan RT.02 RW.07 Kota Depok Kelurahan Depok Jaya ini sangatlah aktif sehingga kami para ibu-ibu muda selalu saja mendapatkan perhatian terutama dalam hal gizi serta imunisasi, serta mengingatkan pentingnya pemberian ASI Ekslusif. Cerita singkat mengenai putri saya yang pertama memiliki bobot perkembangannya tidak terlalu cukup meningkat, maka melihat hal seperti itu para penggerak posyandu tidak henti-hentinya selalu memberikan perhatian dalam pemberian gizi.

Menuju Indonesia Sehat Melalui Pencegahan Stunting dan Perlindungan Imunisasi

Rasa sedih dan galau dengan keadaan putri pertama saya yang tidak mengalami kemajuan atau peningkatan berat badan ini membuat saya menjadi lebih menggali lagi informasi mengenai kesehatan balita. Mengingat pada masa kehamilan anjuran mengenai pemberian gizi atau vitamin baik untuk perkembangan janin serta kecerdasan pada kandungan selalu saya ikuti. Ternyata yang terjadi pada kurang berkembangnya tubuh anakku bukanlah dari segi kurangnya gizi melainkan dari faktor genetik yang memang bertubuh kecil, karena memang pada saat usia 2 tahun tidak terlihat memiliki tubuh yang gemuk tetapi memiliki tinggi badan stabil serta sangat lincah dan aktif diberbagai kegiatan baik diplaygroup maupun aktifitas dilingkungan rumah.

kita para bunda harus lebih memperhatikan mengenai pencegahan stunting ini serta peran penting dari Perlindungan Imunisasi untuk buah hati kita, untuk bunda yang baru mengetahui stunting ini, yuuk kita kembali sama-sama menggali informasi pencegahan stunting serta perlindungan imunisasi didalam artikel ini.

Indonesia Sehat Melalui Pencegahan Stunting

Dalam menuju Indonesia Sehat ini dimulai dari kita para bunda yang bisa memberikan generasi Indonesia sehat, kuat dan cerdas dengan memperhatikan gizi atau vitamin pada masa kandungan, karena stunting ini bisa terjadi ketika janin masih dalam kandungan asupan makanan bunda selama masa kehamilannya tidak memperhatikan nilai gizinya. Akibatnya gizi yang didapatkan oleh calon anak didalam kandungan tidak mencukupi yang tentunya akan menjadi faktor penghambat dalalm pertumbuhan bayi dan kemungkinan besar bisa terus berlanjut setelah kelahiran.

Menuju Indonesia Sehat Melalui Pencegahan Stunting dan Perlindungan Imunisasi
sumber gambar : www.sehatnegeriku.kemkes.go.id

Pada umumnya kita sebagai orangtua hanya memantau dari perkembangan serta pertumbuhan anak-anaknya dari segi berat badan saja. Apabila dari berat badan dilihat cukup atau melihat dari pipi anak sedikit cuby atau gempal, lalu kita mengganggap anak kita itu sudah sehat. Dari info yang aku baca dari berbagai sumber, bahwa tinggi badan itu juga tidak kalah penting untuk selalu menjadi perhatian. Banyak dari kita yang tidak menyadari bahwa anak bertubuh pendek itu juga salah satu dari permasalahan gizi yang kurang bagus untuk kesehatan anak.

Akupun baru memahami hal seperti ini, pada kegiatan kesehatan posyandu RT.02 RW.07 Kota Depok Kelurahan Depok Jaya ini selalu menimbang berat badan serta mengukur tinggi balita dan ini menjadi pantauan team posyandu tersebut karena selalu mencatat perkembangan balita.

Penting untuk Bunda ketahui gejala-gejala dari stunting ini :

  • Anak akan memiliki badan yang kurang tinggi untuk anak-anak seumurannya.
  • Bertubuh terlihat normal akan tetapi anak memiliki penampilan lebih muda dari kalangan umur yang sama.
  • Memiliki berat badan yang rendah untuk anak seusianya
  • Pertumbuhan pada tulang mengalami keterlambatan atau tertunda

Kondisi dari anak yang mengalami stunting ini sejak masih balita, maka pertumbuhannya akan mengalami terus lambat hingga ia menginjak dewasa. Apabila Bunda mengetahui bahwa buah hati mengalami hal seperti itu, maka sebaiknya langkah yang harus disegerakan adalah melakukan konsultasi ke dokter anak supaya dapat cepat teratasi.

Wapres dan Menko PMK Meninjau-pameran-pd-Widyakarya-Nasional-Pangan-dan-Gizi-XI
sumber gambar : www.sehatnegeriku.kemkes.go.id

Sangat penting sekali ya untuk mau menjalankan atau mengikuti instruksi dari dokter kandungan dan tim kesehatan posyandu, karena akan sangat banyak informasi-informasi yang kita terima akan sangat membantu perkembangan janin anak bunda. Seperti pada masa kehamilan yang selalu diberikan vitamin, kalsium, asam folat untuk membantu perkembangan otak dari dokter akan memberikan penyeimbang dari asupan makanan yang kita konsumsi sehari-hari.

perlindungan imunisasi

Telah tiba bulan pemberian obat cacing utk anak bayi dan balita harapan masa depan kita semua tuk generasi sehat dan cerdas lindungi anak dari stanting krn gizinya di ambil cacing2 yg masuk ke tubuh anak di mulai dari bulan ini oktober 2018 1 thn sekali selama 5 thn berturut turut

1.anak usia 1 sd < 2 th dosis obat 200 mg (1/2 tab ) di berikan di posyandu

2.anak usia 2 thn sd <5 th dosis obat 400 mg ( 1 tab ) diberikan di posyandu

3. anak > 5 th sd 12 th dosis obat 400 mg ( 1 tab) di berikan di sekolah paud, tk dan sd

Mohon bantuan ibu2 semuanya utk memberikan obat cacing baik itu di posyandu maupun di sekolah PAUD, TK dan SD

Catatan :
ditunda diberikan obat cacing pada anak sakit
( Penundaan di lakukan , jika anak sdh sehat , boleh diberikan)

1. Sedang diare muntah

2. Panas

3. Sakit mata dan kuping

4. Epilepsi pada saat serangan, jika kondisi fit boleh diberikan

5.punya penyakit Jantung dan gagal ginjal , diberikan atas rekomendasi dokter

6. Obat cacing tidak boleh diberikan untuk bayi atau anak kurang gizi

7. Jika sdh minum obat cacing kurang dari 3 bulan disarankan untuk tidak minum.

8. Jarak jeda pemberian obat cacing stlh di ORI adalah 1 bln

Sedangkan jika pemberian obat cacing terlebih dahulu maka jarak jedanya hanya 1 minggu dan boleh di ORI

(Jarak Jeda ini bertujuan untuk memantau apakah ada kejadian ikutan pasca imunisasi atau pasca minum obat)

Jika ada hal hal yg mengkhawatirkan, segera lapor ke petugas kesehatan

9. Obat albendazol yang tersedia dalam bentuk tablet kunyah ( rasa manis jambu)

10.bagi anak yg tdk bisa menelan / mengunyah tablet nya , obat bisa di gerus dan ditambah madu

11. Anak2nya harus sarapan pagi terlebih dahulu sblm minum obat cacing

12. Obat Albendazol di minum tdk boleh berbarengan dgn susu atau teh manis, jeda 30 menit

UPF puskesmas depok jaya
PJ Program Kecacingan

Perlindungan Imunisasi

Bayi atau anak bunda yang sudah mendapatkan imunisasi dasar lengkap itu akan bisa terlindung dari beberapa macam penyakit yang mungkin saja berbahaya, perlindungan imunisasi lengkap ini berfungsi untuk membantu dalam meningkatkan daya tahan atau kekebalan pada tubuh bayi dan anak sehingga dapat mampu melawan penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin tersebut. Anak bunda yang sudah diimunisasi apabila terjangkit atau terinfeksi oleh kuman tersebut maka tidak akan menularkan ke adik, kakak, atau teman-teman disekitarnya. Jadi, imunisasi lengkap ini selain bermanfaat untuk diri sendiri juga memiliki manfaat untuk membantu mencegah penyebaran kuman-kuman atau bakteri kepada adik, kakak dan anak-anak lain disekitar lingkungan.

Mungkin dilingkungan ayah-bunda ada juga yang menolak untuk memberikan imunisasi kepada balitanya, hal ini sangat disayangkan karena mungkin saja memiliki pendapat walaupun sudah di imunisasi tetap bisa sakit juga. Yang perlu kita ketahui bersama bahwa perlindungan imunisasi ini memang tidaklah 100 % sehat terus, artinya setelah melakukan imunisasi, bayi dan anak akan tetap masih bisa terkena penyakit, tetapi kemungkinannya itu hanya kecil, mungkin jauh lebih ringan dan juga tidak terlalu berbahaya.

Kemungkinan besar yang terjadi kepada anak yang tidak mendapat imunisasi, ketika terjadi wabah penyakit, akan lebih banyak yang bisa terjangkit dan juga akan mengakibatkan sakit berat. Naah untuk perlindungan imunisasi ini terbukti effektif membantu mencegah anak agar tidak menjadi sakit berat.

Marilah kita para bunda dan ayah bersama-sama untuk selalu berupaya dalam mencoba melengkapi imunisasi dasar untuk bayi atau anak-anak kesayangan kita, agar buah hati kita ini senantiasa bisa terhindar dari berbagai macam penyakit atau rasa sakit yang berat, kematian atau mengalami cacat, dan bisa mencegah penularan-penularan penyakit yang dapat dicegah dengan adanya pemberian perlindungan imunisasi yang lebih luas kepada anak-anak lain.

Inilah peran kita sebagai orang tua untuk mampu dalam Menuju Indonesia Sehat Melalui Pencegahan Stunting dan Perlindungan Imunisasi dari generasi penerus mendatang yang sehat, kuat dan cerdas yang dicanangkan pemerintah untuk Genrasi Indonesia Mendatang yang akan siap menghadapi tantangan.

Incoming search terms:

Indonesia Sehat
  • Menuju Indonesia Sehat Melalui Pencegahan Stuntin
  • Indonesia Sehat Melalui Perlindungan Imunisasi
5
Sending
User Review
4.69 (16 votes)

One Comment

  1. You actually make it seem so easy with your presentation but
    I find this topic to be really something which I think I would never
    understand. It seems too complex and extremely broad for me.
    I am looking forward for your next post, I’ll try to get the hang of it!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!